Bahaya Asupan Gula dan Garam Berlebihan

Posted on 85 views

Herbalife Berau, Mengkonsumsi sesuatu secara berlebihan memang selalu tidak baik untuk tubuh, termasuk dalam berlebihan saat mengkonsumsi makanan dengan kadar gula serta garam yang tinggi. Ada beberapa dampak yang akan dirasakan oleh tubuh jika anda mengkonsumsi penggunaan garam atau gula dengan asupan yang besar, maka dari penggunaanya haruslah sesuai dengan kebutuhan yang diperlukan oleh tubuh untuk bisa mendapatkan manfaat dari dua bahan utama pada makanan ini. Jika tidak maka timbullah berbagai macam penyakit yang menyerang tubuh. Berikut ini beberapa bahaya yang akan anda dapatkan jika mengkonsumsi penggunaan garam dan gula secara berlebihan.

Dampak Konsumsi Gula Berlebih

Penggunaan gula biasanya banyak ditemukan di produk minuman, banyaknya produk minuman yang beredar di masyarakat menjadikan minuman ini dijadikan sebagai gaya hidup untuk hadir di setiap acara. Minuman yang dikemas dengan ukuran yang minimalis ini lebih memudahkan konsumen dalam mengkonsumsi minuman manis ini dengan jumlah yang berlebihan.

Selain itu minuman seperti kopi dan teh dengan campuran gula yang terlalu banyak dapat membahayakan kesehatan, seperti:

Obesitas

Minuman yang memiliki komposisi pemanis seperti fruktosa, fruktosa dapat menyebabkan meningkatnya nafsu makan yang tinggi sehingga jika berlebihan dikonsumsi mengakibatkan anda bisa mudah lapar atau rasa lapar yang terus menerus.

Sehingga untuk mengatasi lapar ini konsumsi makanan akan semakin tinggi yang bisa menimbulkan penumpukan kalori dalam tubuh yang membuat terjadinya obesitas. Fruktosa biasanya ditemukan di minuman bersoda, gula dapur dan beberapa ada di dalam buah buahan. Maka dari itu jangan terlalu berlebihan minum minuman berkaleng terutama yang memiliki kandungan fruktosa yang tinggi dalam sehari.

Penyakit obesitas bisa menjadikan seseorang bisa mendapatkan penyakit baru yang dikenal dengan diabetes, karena memang penderita obesitas lebih rentan terhadap terjadinya penyakit diabetes.

Diabetes

Penyakit berikutnya sudah tidak asing lagi yaitu diabetes, diabetes merupakan penyakit yang disebabkan meningkatnya jumlah kadar gula darah dalam tubuh. Diabetes selain penyakit yang bisa terjadi karena faktor turunan Riwayat keluarga juga terjadi karena obesitas, faktor umur dan konsumsi gula yang berlebih.

Diabetes dari dalam diakibatkan gangguan terhadap tubuh yang dimana tidak mampu untuk menyerap kandungan glukosa yang berasal dari karbohidrat sehingga terjadinya penumpukan glukosa pada darah. Ada banyak gejala gejala yang timbul yang bisa mengidentifikasi seseorang terkena diabetes atau tidak.

Penyakit Jantung

Sebagai salah satu penyakit dengan tingkat kematian yang paling tinggi diseluruh dunia yang beberapa penyebabnya yaitu konsumsi gula tambahan dalam tubuh, umumnya pengkonsumsi minuman bersoda dengan jumlah banyak akan melebihi batas konsumsi gula harian anda. Sehingga resiko penyakit jantung muncul akan semakin besar.

Jerawat

Kadar gula tinggi dapat menyebabkan tubuh lebih banyak memproduksi minyak dan dapat mengalami peradangan salah satu bagian yang memiliki dampaknya yaitu pada masalah jerawat. Kadar gula tinggi disebabkan karena seringnya mengkonsumsi makanan manis serta minuman manis. Masalah jerawat akibat makanan atau minuman manis ini banyak ditemukan pada usia remaja yang memang sering banyak ditemukan jumlah konsumsi makanan dan minuman manis pada seusia ini.

Kanker

Resistensi insulin atau keadaan dimana sel sel pada tubuh seseorang tidak dapat menggunakan gula darah sehingga menimbulkan resiko kanker yang lebih besar. Sehingga apabila jumlah konsumsi makanan serta minuman manis yang tinggi dapat menyebabkan terjadinya penumpukan gula darah pada tubuh dan timbullah penyakit kanker.

Dampak Konsumsi Garam berlebih

Garam sebagai penyedap rasa pada makanan menjadikan sebuah makanan terasa hambar tanpa adanya kandungan garam didalamnya. Natrium serta Klorida yang ada pada garam dapur bisa memberikan manfaat yang baik untuk tubuh. Seperti Natrium untuk menjaga keseimbangan cairan tubuh dan Klorida dapat membantu mencerna makanan yang masuk kedalam tubuh.

Namun siapa sangka penggunaan garam yang berlebihan dapat mengundang berbagai macam penyakit serta dampak buruk yang bisa menyerang tubuh. Penyakit yang muncul merupakan penyakit serius yang dimana memang harus hati hati dalam hal ini.

Berikut beberapa dampak negatif yang dihasilkan dari mengkonsumsi garam secara berlebihan, diantaranya :

Tekanan Darah Tinggi

Mengkonsumsi terlalu banyak garam dapat menyebabkan kandungan natrium yang ada pada garam semakin meningkat dan dapat menyebabkan volume darah meningkat hal ini berkaitan juga dengan tekanan darah yang naik. Tekanan darah tinggi dapat menyebabkan penyakit lainnya seperti stroke dan penyakit jantung.

Gangguan Fungsi Ginjal

Ginjal yang fungsinya untuk mengatur kandungan kadar air dalam tubuh dapat menjadi terganggu akibat dari mengkonsumsi garam berlebihan, natrium dalam garam tersebut dapat menahan atau mengurangi pengeluaran air tubuh yang dibuang menjadi urin. Akibatnya akan terjadi penimbunan cairan yang disebut dengan edema yang menimbulkan pembengkakan pada daerah tangan, kaki, atau terjadi di daerah pergelangan kaki dan tangan. Karena akibat penimbunan cairan membuat volume darah meningkat dan membuat jantung bekerja lebih ekstra.

Menurunnya Fungsi otak

Penggunaan garam berlebihan dapat membuat penurunan fungsi otak seperti pengaruh ingatan, cara berfikir, dan perilaku. Penyakit yang dikenal dengan istilah Demensia ini akan membuat penyakit yang timbul akibat tersumbatnya pembuluh darah di otak. Seseorang yang mengalami penyakit ini akan menjadikan otaknya sulit berfikir atau beberapa ingatan pada otaknya akan terganggu. Dan yang lebih parah demensia bisa mengakibatkan seseorang terkena penyakit Stroke.

Kanker Perut

Garam dapat menyebabkan penipisan pada lapisan mukosa di lambung, yang menyebabkan lambung menjadi tidak normal dan timbullah penyakit seperti Maag. Dan apabila terlalu berlebihan dapat berpotensi untuk terjadinya peradangan pada lambung hingga timbul penyakit Kanker Perut.

Kecanduan Rasa Asin

Mengkonsumsi terlalu sering garam membuat lidah anda akan semakin terbiasa dengan rasa asin, hal ini apabila penggunaan garam yang tinggi. Lidah akan otomatis menginginkan garam lebih Ketika pada makanan tersebut memiliki kadar garam yang rendah. Sehingga akan berdampak hilangnya rasa asin pada makanan atau cita rasa makanan dan selain itu apabila penggunaan garam semakin besar dapat menimbulkan penyakit penyakit serius seperti diatas.

***

Dengan informasi diatas diharapkan penggunaan gula serta garam yang berlebihan bisa dihindari agar tidak timbulnya penyakit serta dampak buruk dari dua bahan yang sering dikonsumsi setiap harinya. Penggunaan garam serta gula sudah ditetapkan batas penggunaanya yaitu perorang 50 gram (4 sendok makan) gula dan 5 gram garam (1 sendok teh) per harinya.

Ketentuan penggunaan gula serta garam diatas disarankan oleh Kementerian Kesehatan RI (Kemkes) untuk tetap menjaga kondisi tubuh tetap sehat. Maka dari itu anda perlu menjaga asupan garam dan gula setiap harinya. Olahraga yang teratur juga bisa menjadi salah satu aktivitas gaya hidup sehat selain dari menjaga pola makan terutama penggunaan gula dan garam berlebih untuk tetap menjaga kondisi Kesehatan tetap baik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *